Dienstag, 31. März 2009

Cerita Manager konyol.

Aku tiada kerjaan dan tidak ada kerjaan. Tapi sibukku setengah mati. Ada ada saja yang menyibukkan aku, jadi lama lama kok kayaknya aku jadi orang sibuk ngurus ini itu. Kumulailah kesibukan itu dan aku telusuri. Ternyata, lama lama aku seperti seorang manager aja. Akhirnya ja udah aku jadikan diri ku sebagai seorang manager dalam hidupku. Dan kalau di tanya, kerjaanmu apa? ja saya jawab aja memanagernya orang orang yang kurang kerjaan. Kalau di tanya temen temen di Europa saya bilang aja " event Manager he he he...gayanya kayak magager beneran aja?
Tapi anehnya dari iseng iseng gitu ternyata kok aku kayak manager beneran. Tanpa saya sangka keisenganku jadi kenyataan. Aku memanage orang orang yang kurang kerjaan, hingga terciptalah aku. Tanpa aku sangka ternyata pencarianku tentang aku akhirnya ketemu? Ternyata aku seorang Manager Konyol.
Kata kata konyol aku sendiri tidak begitu tahu, setahuku adalah lucu lucu gemana gitu.
Mungkin berkesan jelek tapi mau bagaimana aku menamakan diriku. Team workku aku namakan Team kurang kerjaan. Clupku/kelompokku aku namakan kelompok perguruan Sinthing ala pendekar anak anak liar. Bukannya kita orang2 liar, kitanya out dari khalayak normal. Maunya yang aneh2 aja. Jadi kayak orang gila.
Sempat aku di sekolahan dulu punya gelar Eiwati alias "ediot kelas tinggi". itu julukannku lama sealki hampir lebih dari 17 tahunan.
Maka kata2 Konyol kayaknya pas sama kehidupannku yang ada.
Tapi kawan, hidupku bukan konyol lagi, bahkan sebalikknya. Aku hidup bahagia, bebas dan punya Idee hidup tersendiri. Mottoku " bagaimana aku tak kerja tapi bisa hidup dan menghidupidiri". Dari situlah aku melangkah dan pantaslah sampai sekarangpun aku tak kerja. Kerjaanku cuma iseng, main2 dan memanage aja. Aku tak punya gaji dan aku tak di gaji. Tapi aku bisa hidup mandiri.
Memang duniaku dunia aneh tapi nyata. Jadi gaya hidupku juga gaya orang gila.
Gayanya orang yang ngak normal aja. Tapi saya normal. Di situlah aehnya saya. Kebanyakan keluaran dari perguruanku jadi orang suksess. Aku punya jurus ngajar Manager nekat dan berfikir ala kancil. Pertamanya aku rintis semua itu dengan dasar iseng, ngak tahunya dari iseng itulah punjak kesuksesannku.
Itulah yang akhirnya kenapa aku terdampar ke luar negri. Bukan karena daapat biasiswa, bukan karena banyak duit dan ada yang menyeponsori, atau karena study. Aku keluar negri dengan modal mental Tempe. Yang cuma berasal dari dele, dari petani yang miskin, cuma punya tekat tinggi. Dari jalan pikiran gilaku yang dulu banyak orang tak mengerti dan tak perduli. Dengan ke sintingan otakku yang menjuluki aku ini Ediwati (ediot kelas tinggi).
Maka, kaum ku dan bangsaku yang seperti aku, jangan putus asa. Kenapa kita itu beda dengan yang lainnya, bukannya untuk kita sesali. Kita bersyukur dengan adanya CiptaanNya. Semua itu ada manfaat dan i´mahnya.
Saat itu aku tidak cantik, aku di hina, aku tak di hiraukan oleh lelaki, tapi kata orang aku manis. Tapi sayang aku hitam. Aku merasa terbuang dari lingkunganku. Aku jadi serba salah, HARUS BAGAIMANAKAH AKU?. Karena kesana kemari aku serba salah, aku jadi mencoba menonjolkan diri dengan kepandaianku, tapi aku buan orang yang pandai. Aku jadi repot juga. Akhirnya aku mencoba jurus ini itu biar dengan keadaanku yang serba wagu itu jadi menarik buat teman2ku. Ja..akhirnya aku jadinya bertingkah yang aneh aneh di sekolahanku dan dimana aku berada. Itulah awal mula aku bahkan terkenal dan di kenal orang. Ja aku memang nyleneh dewe entah dimana aku berada.
Karena nyleneh itulah modalku di tawarin keluar negri.
maka kaumku dan bangsaku, orang aneh dan nyleneh bukanlah orang yang tidak normal. Bahkan orang yang begitu itu mungkin setapak lebih maju pikirannya dari orang lain. Pantesan kalayak kita tidak bisa menerima keanehan dan pikiran kita itu karena keanehan kita itu setapak lebih maju dari mereka atau barang tabu yang mereka belum bisa melihatnya. Atau karena kita terlalu banyak banyak tahu akan kehidupan ini.
Lihatlah aku, cuma karena itu aku mendarat di luar negri.
Bukannya aku bangga tinggal di luar negri, tapi anehnya gara2 EDIWATI ku itu lah aku bisa seperti orang kaya keluar masuk luar negri, seperti orang pandai yang bisa ke luar negri.
itulah kebanggaanku. Ternyata aku bangga akan diriku, walau aku begini adanya.
ceritanya bersambung aja ja.... karena tiada akhir kalau aku dah jurahkan diriku die kertas dan pena, bagaikan air aku mengalir, mungkin dengan adanya ini aku bisa menata diri. Menata tulisan penaku. Aku ingin mewariskan tulisanku, buat anak2ku. Biar mereka tahu siapa jikal bakal mereka. Jadi kalau mereka nantinya lain dengan yang lain mereka tidak kaget adanya.
Kawan dan saudaku.. maafkan aku kalau banyak mengombal (salah dalam mengungkapkan kata). Memang aku sengaja...aku tulis sebisanya isi hatiku. Mungkin ini awal aku memulai menuliskan buhu tentang kehidupannku. Aku mencari siapa aku.. bagaimana isi blogku dan tipe tulisanku. Aku lagi belajar menata dir. Segala salah minta maaf.
Salam dari negri sebrang.

Kehidupanku di Negri Sebrang

Bertahun tahun aku tergampar di Negri Sebrang, bagaimanapun rasanya " enak lah hidup di negri sendiri ". Bertahun tahun ku coba mencintai di mana aku berada, tapi aku tak bisa. Kadang aku merana, membisu dan tak tahu harus bagaimana akunya. Yang aku tahu hanyalah aku, harus berbuat sesuatu untuk membahagiakan diri. Pertamanya aku bertanya siapa pada diriku Siapakah aku, mau kemana langkahku dan mau bagaimana aku. Di situlah awal aku mencari diri.
Ku awali Bolgku ini dengan cerita, mungkin disana kutemukan apa yang aku cari.
" Siapa aku?"
"Mau kemana langkahku"?
"Mau bagaimana aku" dan Mengapa?